Pengendalian Hama Tikus

24HamaTikus

Hama Tikus

Tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan hama padi utama di Indonesia, kerusakan yang ditimbulkan cukup luas dan hampir terjadi setiap musim. Tikus menyerang semua stadium tanaman padi, baik vegetatif maupun generatif, sehingga menyebabkan kerugian ekonomis yang berarti. Secara umum, di Indonesia tercatat tidak kurang dari 150 jenis tikus, sekitar 50 jenis di antaranya termasuk genera Bandicota, Rattus, dan Mus. Enam jenis tikus lebih banyak dikenal karena merugikan manusia di luar rumah, yaitu: tikus sawah (R. argentiventer), tikus wirok (B. indica), tikus hutan/belukar (R. tiomanicus), tikus semak/padang (R. exulans), mencit sawah (Mus caroli), dan tikus riul (R. norvegicus). Tiga jenis lainnya diketahui menjadi hama di dalam rumah, yaitu tikus rumah (R. rattus diardi), mencit rumah (M. musculus dan M. cervicolor). Selanjutnya

Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo Himbau Petani Giat Berantas Hama

tikusHama tikus, penggerek batang, wereng dan keong menyerang lahan sawah yang ditanami padi dengan total seluas 195 hektar. Selain itu, ada ratusan hektar sawah lainya yang masuk dalam kategori terancam serangan.

Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo hingga 31 Desember 2013, diketahui serangan hama tikus terjadi di 131 hektar hampir merata di 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo. Paling banyak tikus menyerang sawah diwilayah Kecamatan Sukoharjo Kota dan Polokarto masing masing seluas 36 hektar. Rincianya 30 hektar serangan ringan dan sisanya 6 hektar masuk kategori berat, serangan juga terjadi diwilayah Kecamatan Bulu.

Selanjutnya

PRODUKSI GABAH : Tantangan Produksi GKG Saat Lahan Hijau Menyempit

Gabah-3SUKOHARJO — Dunia pertanian di Sukoharjo mendapatkan tantangan untuk memproduksi gabah kering giling (GKG) dengan jumlah tinggi setiap tahun. Padahal, luas lahan hijau yang diperuntukkan semakin berkurang seiring dengan kebijakan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang mengubahnya menjadi lahan kuning atau merah. Selanjutnya

Page 1 of 1212345...10......